Thursday, June 22, 2017

Para Pemudik Yang Menggunakan Motor Padati Pelabuhan Merak


Puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten, diprediksi terjadi hari ini. Para pemudik pemotor mulai memadati Pelabuhan Merak.

Pantauan Agen HobiQQ di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (23/6/2017), para pemotor nampak memadati Pelabuhan Merak. Pemotor didominasi pelat B.

Kemacetan terpantau mulai dari pintu masuk Terminal Terpadu Merak hingga 1 kilometer ke belakang tepatnya di persimpangan fly over dari arah Cikuasa Atas.

Para pemudik terpaksa memacu kendaraannya dengan kecepatan berkisar antara 10-20 kilometer per jam. Kepadatan mulai terjadi sejak pukul 00.00 WIB hingga saat ini sekitar pukul 01.25 WIB.


Meski kemacetan terjadi di jalur arteri, namun setelah memasuki areal dermaga, pemudik dapat dengan leluasa mengantre di kantong parkir beratapkan tenda yang sudah disediakan oleh pihak ASDP.


Dari 7 sekat tenda yang disediakan, para pemudik motor sudah memenuhi 6 sekat tenda dan menunggu untuk masuk ke dalam kapal. Setelah memasuki tenda, pemudik mematikan mesin motor menunggu bongkar-muat kapal.

Bongkar muat kapal dilakukan selama 45 menit, nantinya secara bergantian sesuai kapasitas kapal, para pemudik motor akan diarahkan petugas dari ASDP dan Polisi untuk memasuki kapal.

Polisi Tangkap 8 Anak Yang Melempar Bus Di Kebumen


Sebanyak 8 anak dari Desa Adikarso, Kecamatan Kebumen, Jawa Tengah, dimankan Polres Kebumen karena tertangkap tangan melakukan pelemparan batu sebesar kepalan tangan kepada bus-bus malam yang melintas di jalan lingkar selatan Kebumen.

Aksi pelemparan selama bulan Ramadan tersebut dilakukan oleh sejumlah anak-anak di bawah umur dan membuat resah para sopir bus karena dapat mengancam keselamatan penumpang.

Kasubbag Humas Polres Kebumen, AKP Willy Budiyanto, mengatakan akibat maraknya pelemparan batu itu, agen PO Efisiensi pada Rabu (21/6) melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kebumen. Aksi anak-anak itu menyebabkan salah satu kaca bus pecah terkena lemparan batu.

"Malamnya kami langsung diadakan penyelidikan di jalan lingkar selatan. Dari penyelidikan itu petugas berhasil mendapati segerombolan anak-anak yang sedang berada di tepi jalan sambil memegang batu sebesar kelapan tangan," kata Willy Budiyanto, Kamis (22/6/2017).

Dari pengakuan kedelapan anak yang diamankan, mereka sengaja melempar kaca bus hanya untuk iseng bersama teman-teman mereka yang biasanya dilakukan malam hari.

"Biasanya aksi mereka dilakukan usai sholat tarawih untuk mencari kesenangan karena berhasil melempar bus yang melintas," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sebanyak 11 armada bus Efisiensi menjadi korban pelemparan batu selama 2 bulan terakhir. Puncaknya terjadi pada bulan ramadan yang mengakibatkan kaca bagian samping hingga kaca depan bus pecah.

Bus-bus dari perusahaan otobus yang lain juga mengaku korban pelemparan. Di antaranya bus milik PO Sinar Jaya, PO Murni Jaya, PO Sumber Alam dan masih banyak yang lain.

"Anak-anak itu mengakui mereka asal saja melempar batu dan tidak memilih-milih bus yang dilempar. Ada bus yang melintas langsung dilempar saja," lanjut Willy.

Kedelapan anak tersebut selanjutnya diserahkan kembali kepada orang tua untuk mendapatkan pembinaan. Meski begitu mereka juga diberikan sanksi pembinaan dan wajib lapor ke Polres Kebumen karena tindakan mereka merupakan perbuatan melanggar hukum.

Thursday, June 15, 2017

Pesta Narkoba, Anggota DPRD Bali Ditangkap Bersama Wanita Muda



Angota DPRD Kabupaten Tabanan, Bali bernama I Nyoman Wirama Putra alias INWP ditangkap penyidik Ditres Narkoba Polda Metro Jaya. Pria 35 tahun itu ditangkap bersama seorang wanita berinisial LOS (19) di sebuah hotel bilangan Pecenongan, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, keduanya ditangkap di kamar hotel pada Selasa siang, 13 Juni 2017. Keduanya ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari penangkapan dua pengedar berinisial NYA (28) dan LP (32).

"Kami temukan INWP bersama LOS. Setelah dicek urine, INWP positif narkoba zat amphetamine. Dia ini anggota DPRD Tabanan, Bali," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/6/2017).

Namun, Argo mengatakan, tidak ditemukan narkoba di kamar hotel saat keduanya ditangkap. Penyidik hanya menemukan barang bukti berupa satu bong atau alat hisap sabu, satu cangklong, dua pipet kaca, satu plastik klip kosong diduga bekas sabu, dan satu korek api.

PERMAINAN KARTU ONLINE TERBESAR SEASIA

"Pengakuan sementara, LOS ini calon istrinya (INWP) ya. Kita juga masih dalami kalau memang pemakai kita rehab. Tapi kalau ada barbuk (narkoba) kita lanjutkan penyidikan," ujar dia.

Akibat pesta sabu tersebut, anggota DPRD Tabanan dari Fraksi Partai Golkar dan teman wanitanya itu dijerat dengan Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta dilakukan assesment di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.

Wednesday, June 14, 2017

Ditemukan Mobil Mobilio Misterius Terpakir Di Tengah Hutan Selama 3 Hari


Warga Dusun Mundu, Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Bojonegoro, digegerkan dengan penemuan mobil Honda Mobilio warna putih yang terparkir di tengah hutan. Mobilio nopol W 683 C ditemukan warga saat hendak ke sawah, Rabu (14/6/2017) pukul 14.00 wib.

Melihat kejadian yang mencurigakan tersebut, warga langsung melaporkan kejadian ke aparat desa setempat untuk diteruskan ke Polsek Ngambon. Karena posisi mobil berada 7 km dari jalan raya.

Mobil yang belum jelas pemiliknya ini sudah berada di lokasi kejadian lebih dari tiga hari. Meski sudah didatangi aparat polisi dan TNI, mobil di kaca depan berstiker Mugen warna merah itu masih berada di lokasi, karena kunci mobil tidak ditemukan dan pintu mobil tidak terkunci.


Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro saat dikonfirmasi detikcom, membenarkan kejadian ditemukannya mobil dengan pemilik yang belum diketahui.

"Memang benar ada Mobilio yang ditemukan warga. Tapi karena tidak ada kuncinya jadi masih kita usahakan untuk diderek nantinya kalau belum ditemukan pemiliknya. Belum jelas ya apa motifnya," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro kepada detikcom melalui sambungan telepon.

Selain mendatangi lokasi, tim Resmob dan Intelkam langsung melakukan pengecekan identitas pemilik mobil dengan berkoordinasi kepada petugas Polres Gresik. "Petugas Polsek Ngambon masih melakukan pengamanan mobil tidak bertuan tersebut," tutur AKPB Wahyu S Bintoro.

Tertangkap Kamera Ada Sosok Diduga Penunggu Puncak Dundas


PARTNER PERMAINAN KARTU ONLINE TERBESAR SEASIA

Normal-normal saja jika kita pergi berlibur dan mengambil banyak foto.

Dengan kemajuan teknologi, kita bisa melihat lagi kapanpun momen liburan tersebut dengan jepretan kamera.

Namun bagi seorang pendaki, ketika ia melihat lebih teliti pada salah satu foto liburannya, bulu kuduknya langsung berdiri.


Melansir 22 Words, pengguna Reddit SlicedUpBeef mengunjungi Puncak Dundas di Hamilton, Ontario, dengan temannya setelah saudaranya pernah pergi ke sana beberapa hari sebelumnya.


Ia mengunggah foto temannya yang duduk di tepi tebing, melihat ke arah Hamilton dan lereng curam Niagara.

Sedikit menenangkan, tapi cukup keren untuk dipamerkan di media sosial.

Jadi ia pergi lagi ke sana dan mengambil foto seperti yang diambil saudaranya.


Ketika keduanya sampai rumah, mereka sangat bersemangat menunjukkan foto keren itu ke teman-temannya.

Namun kemudian mereka menemukan sesuatu yang sangat mengerikan.

Ada sosok aneh di background yang tak siapapun menyadarinya sebelumnya.


"Jauh di bawah tepi jalan setapak, dimana kemiringannya terlalu curam untuk diinjak, nampaknya ada seseoorang yang berdiri tidak wajar tanpa wajah yang terlihat," tulis SlicedUpBeef di Reddit.

Ketika netizen mengira itu hanyalah seorang pendaki pemberani, namun, jalan menuju kesana sangatlah tidak mungkin.

"Mungkin bukan orang? Tapi aku tidak yakin apa lagi kalau bukan orang. Aku berharap mereka juga berfoto di Dundas, mengambil foto yang sama jadi kita bisa saling berbagi."

Pengguna Reddit kemudian menawarkan beberapa kemungkinan jawaban.

"Baru saja melakukan riset online, nampaknya orang-orang yang pergi ke sana menghilang setidaknya sekali setahun. Aku tidak bisa temukan sumber yang pasti, tapi ini mengerikan," tulis salah seorang netizen.


"Mungkin itu hanya ilusi optik, atau mungkin kamu mau periksa ke kantor polisi apakah ada kasus bunuh diri di sana, aku berharap yang benar yang nomor satu," tulis komentator lain.

"Melihat warna sosok itu cocok pada warna lainnya, aku berpikir itu hanya lubang dalam batu. Bagian yang putih terlihat seperti batu putih(salju). Pendaki yang hebat rasanya bisa saja sampai ke sana, tapi sepertinya bukan itu," netizen lain memberikan kemungkinan.

Sementara itu, satu netter memberikan jawaban membosankan namun yang paling masuk akal, "Guys, ada jalan kecil yang bisa menuju ke area itu dan menuju tebing tepat di bawah bebatuan. Itu pasti orang yang sedang mendaki dan kebetulan terpotret olehmu."

Tuesday, June 13, 2017

3 ABG Lampung Rampok Travel lalu Bunuh Sopirnya


AGEN POKER ONLINE TERBESAR SEASIA

Tiga ABG (anak baru gede) di Lampung melakukan aksi perampokan sadis yang menewaskan sopir travel, Abdurahman (47). Aksi ketiganya terungkap setelah mobil travel yang dirampoknya mengalami kecelakaan.

Aksi perampokan sadis itu terungkap setelah warga menyelamatkan Rudi Hartanto (26) di Desa Rejomulyo, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan pada Minggu (11/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat ditemukan, korban mengalami luka-luka.

"Korban menjelaskan bahwa dirinya dan saudaranya, Abdurahman, bekerja sebagai sopir dan sopir cadangan sebuah mobil travel Avanza BG 1125 KE, kemudian dirampok oleh 3 orang," jelas Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno kepada detikcom, Selasa (13/6/2017) malam.

Ketika dirampok oleh para pelaku, Rudi berhasil meloloskan diri dengan cara melompat keluar dari mobil. Sementara saudaranya, Abdurahman, dibawa kabur oleh ketiga pelaku bersama dengan mobil Avanza yang dikemudikannya, ke arah Metro, Lampung.

Atas keterangan Rudi itu, aparat Polsek Jatiagung berkoordinasi dengan Polsek Natar dan Polres Metro. Saat melakukan pengejaran, polisi kemudian mendapatkan informasi terkait adanya peristiwa kecelakaan tunggal mobil Avanza di Jl Flamboyan, Mulyojati, Metro Barat, dengan ciri-ciri yang dicurigai.

"Ada seorang ibu melaporkan, bahwa ketika kecelakaan terjadi, mobil tersebut ditinggal kabur oleh tiga orang remaja tanggung," ungkapnya.

Mendapat laporan tersebut, Polres Metro kemudian merapat ke lokasi. Dan benar saja, mobil yang mengalami kecelakaan tersebut adalah mobil korban perampokan.

"Setelah dilakukan pengecekan, di dalam mobil tersebut ditemukan mayat atas nama Abdurrahman dengan 11 luka tusukan di bagian leher, dada dan kepala," lanjutnya.

Tim gabungan Polres Lampung Selatan, Polsek Natar dan Polsek Jatiagung kemudian berkoordinasi dengan Polres Metro dan Polsek Metro Barat untuk mengejar ketiga pelaku. Tidak sampai 24 jam, atau sekitar pukul 06.00 WIB, polisi berhasil mengangkap ketiga pelaku di depan Charly Karaoke, Jl Sudirman, Metro, Lampung.









"Ketiga pelaku ternyata masih ABG. Dua di antaranya masih berusia di bawah umur," cetusnya.

Ketiga pelaku berinisial IS (17), HC (16) dan ES (18). Ketiganya berstatus sebagai pelajar warga Ogan Komering Ilir (OKI).

"Setelah diinterogasi, mereka mengakui telah membunuh Abdurahman di Jatiagung, Lampung Selatan," lanjutnnya.

Ketiganya kemudian diamankan di Polres Metro. Sementara dari ketiga pelaku, polisi menyita mobil Toyota Avanza Veloz serta 2 bilah badik dan pisau yang digunakan untuk membunuh korban.

Meski dua pelaku masih di bawah umur, namun proses hukum masih berlanjut. "Kita tangani pidana sebagaimana aturan atas perbuatannya, hanya yang masih di bawah umur, sementara kita coba (lakukan penahanan) di sel terpisah,"sambungnya.

Untuk dua pelaku yang masih di bawah umur, Sudjarno mengatakan, pihaknya menangani dengan diversi. "Kita percepat berkasnya karena kita hanya punya waktu 10 hari dan harus segera dilimpahkan ke kejaksaan," tutupnya.

Fotografer Merinding Lihat Foto Julia Perez Seperti Nyi Roro Kidul


Semasa hidup, Julia Perez terlibat dalam berbagai karya fotografi yang diabadikan oleh fotografer Rio Motret. Beberapa hasil foto Rio Motret, terpampang di akun media sosial artis yang karib disapa Jupe itu.

Salah satu yang paling berkesan, diakui Rio Motret, yakni saat dirinya dan bintang film Gending Sriwijaya tersebut bekerjasama dalam sebuah pemotretan bertajuk Alkisah. Kala itu, Rio Motret melakukan pemotretan dengan Jupe yang bergaya seperti Nyi Roro Kidul.


"@juliaperrezz sgt mengagumi sosok Kanjeng Ratu Kidul. Saat pertama kali diajak foto utk Alkisah beliau langsung meminta memerankan sosok ini. Jupe kagum dengan mitos sosok Ratu Pantai Selatan yg menggambarkan kekuatan seorang wanita, kekuasaanya dan keanggunannya kata Jupe "ini gue banget"," tulis Rio Motret sebagai keterangan video pemotretan bersama Jupe yang diunggahnya di Instagram, Selasa (13/6/2017).

Di dalam air, tempat pengambilan foto itu dilakukan, Rio Motret mengabadikan pose Jupe mengenakan busana laiknya penguasa Ratu Pantai Selatan itu. Sepanjang pengambilan gambar berlangsung, Rio Motret dan beberapa kru merasa dibuat bergidik dengan gaya dan penampilan Jupe.

"Saat memotret ini pun kita yang di dalam kolam semua merinding ngeliat jupe yang sangat menjiwai. Saat melihat hasilnya pun kita seperti bukan ngeliat Jupe. Yg pasti foto ini menjadi Masterpiece kita berdua bukan karena saya, tetapi karena penjiwaan beliau," Rio Motret menambahkan.


Rio Motret tak sungkan menyebut foto Jupe bergaya bak Nyi Roro Kidul sebagai salah satu karya seninya yang punya nilai historis tinggi sekaligus bersejarah.

"Bukan hanya pada project ini. Jupe memberikan nyawa dalam setiap karya kita dan beliau tidak pernah gagal dalam memerankan konsep pada karya yang kita buat bersama. Puluhan photoshoot, puluhan video yang kita buat, Ratusan chat tengah malem yang ngebahas konsep seru ini itu, gila gilaan kita dan Support kamu sebagai teman yang baik meniggalkan memori yang manis. Berbahagialah disana My Masterpiece," Rio Motret mengakhiri.

Tuesday, June 6, 2017

Dicela di Indonesia, Demian Aditya Memiliha Tinggal Di AS


  Penampilan Demian Aditya di America's Got Talent sempat dihujani komentar negatif dari masyarakat Indonesia. Bahkan tidak sedikit yang meremehkan aksinya meloloskan diri dari kotak berisi pasir seberat 400 kilogram itu.

Akibat ulah para warganet, suami Sarah Wijayanto ini mengaku rela pindah ke Amerika Serikat demi mewujudkan impiannya sebagai pesulap.


Kalau pindah kewarganegaraan kita sama istri kemarin intinya begini, sampai kapan pun saya orang Indonesia, sampai kapan pun saya cinta Indonesia itu kalau Anda bertanya sama saya. Kalau misal ditanya mau enggak tinggal di Amerika dan tinggal di sana, 'mau', itu jawaban saya," ungkapnya kepada Liputan6.com saat ditemui di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, Senin (5/6/2017).

Demian Aditya menganggap bahwa di Negeri Paman Sam itu, ia lebih dihargai dibandingkan di negerinya sendiri.


"Saya di sana merasa benar-benar dihargai, bukannya saya tidak cinta Indonesia, tapi di caption saya bilang 'sulit ketika mencintai bangsa yang tidak mencintai saya,' kalau saya diterima di sini, saya tidak memaksa untuk pindah," lanjutnya.

Menurut Demian Aditya, pindah atau tidak itu tergantung pilihan. Ia menganggap kalau di sana karyanya dihargai dan hobinya bermain sulap dapat menghasilkan uang, ia dengan senang hati pergi ke Amerika Serikat.

"Secara tidak langsung sama mau tidak mau, saya dihadapi pilihan, lo mau di Indonesia tapi karya tidak dihargai, tapi lo mau enggak kerja di luar negeri di Amerika Las Vegas gua hargai karya lo, lo akan pilih mana se-simpel itu, kok," kata dia. 

"Kalau buat gua 'I love magic this is my life' gua akan mengikuti. Tapi kalau ditanya pindah kewarganegaraan gua cinta Indonesia gua orang Indonesia gitu," ujar Demian Aditya menambahkan.